Review Asus Fonepad

Walaupun lebih terkenal di dunia komputer, sebenarnya Asus juga cukup akrab di dunia smartphone dan tablet Android. Bahkan mereka telah dipercaya Google untuk memproduksi tablet pertama Google yaitu Nexus 7. Dengan berbekal pengalaman tersebut, Asus menghadirkan tablet produksinya sendiri yaitu Asus Fonepad.

Berbeda dengan Nexus 7, tablet rancangan Asus ini menyertakan beberapa perubahan yang tak ditemui pada tablet Google tersebut. Beberapa perubahan seperti dukungan telpon, SMS, dan data 3G dengan kartu SIM dan sebuah slot microSD untuk penambahan media penyimpanan dapat ditemukan pada tablet ini. Berikut ini adalah review asus fonepad.

Desain & Konsep

asus

Dari sisi estetika, tampilan Asus Fonepad sekilas agak mirip dengan Google Nexus 7. Desainnya cenderung minimalis dengan perpaduan bahan plastik dan aluminium yang memberikan kesan premium. Bobot dan ukurannya juga pas di tangan sehingga tidak membebani saat dipakai cukup lama. Bagian depan tablet Asus ini dihiasi oleh sebuah lubang speaker untuk menerima panggilan dan sebuah kamera depan dengan resolusi 1.2 megapixel serta sebuah sensor jarak (proximity sensor). Dengan hanya menempatkan tiga tombol fisik pada tabletnya, Asus Fonepad tampil bersih dan sederhana. Tombol fisik daya dan pengatur volume ada di sisi kiri Fonepad, sementara sisi kanan dan atas bersih dari tombol fisik apapun.

Untuk jack audio dan mikrofon 3.5mm dan port daya/transfer data, dapat ditemukan di bagian bawah. Pada bagian belakang, hanya terlihat sebuah lensa kamera dengan resolusi 3 megapixel tanpa lampu kilat dan lubang speaker pada bagian bodi yang dibentuk dari aluminium ini. Asus menempatkan slot micro SD dan SIM di balik tutup geser yang cukup sulit dibuka saat pertama. Namun dengan desainnya, bagian samping Fonepad akan lebih rapi karena tidak ada slot dan penutupnya yang mengganggu.

Performa

Berbeda dengan Nexus 7 dan tablet lainnya, Asus tidak menggunakan prosesor Qualcomm. Kali ini Asus memilih menggunakan prosesor dari Intel, yaitu Z2420 yang memiliki kecepatan 1.2GHz. Selain prosesor Intel, Fonepad juga menggunakan RAM sebesar 1GB dan chip pengolah gambar PowerVr SGX540. Kombinasi dari prosesor dan RAM serta GPU ini cukup mengejutkan, karena biasanya chip pengolah gambar PowerVr SGX540 dipadankan dengan prosesor Mediatek. Namun, langkah yang ditempuh Asus ini terbukti tak membuat kinerja tabletnya menurun. Pada pengujian benchmark sintetis yang dilakukan, hasil yang diperoleh cukup bagus mengingat prosesor yang digunakan hanya memiliki inti tunggal.

Pengujian dilakukan dengan Benchmark Antutu, Quadrant, dan 3DMark Ice Storm. Pada pengujian Antutu tablet ini medapat nilai 9532, pada pengujian quadrant nilai yang didapat adalah 2906 dan pada 3DMark Ice Storm tablet Asus ini mendapatkan nilai 2245. Dari hasil pengujian terutama dari pengujian Antutu dan Quadrant, tablet ini harus berjuang untuk bersaing dengan jajaran smartphone dan tablet kelas atas. Pengujian juga dilakukan dengan memainkan beberapa permainan seperti Dead Trigger 2, Real Racing 3, Candy Crush Saga dan Real Steel. Walaupun hanya bermodalkan RAM 1GB, performa tablet Asus ini tidak mengecewakan. Pengujian dengan permainan-permainan di atas dapat dituntaskan dengan cukup mulus, meski agak tersendat beberapa kali pada saat mencoba Dead Trigger 2.

Tapi secara keseluruhan, semua permainan yang diuji dapat dimainkan dengan nyaman. Tak hanya pada saat gaming, performa tablet ini juga cukup baik dalam menangani aplikasi-aplikasi lainnya, termasuk saat multitasking. Untuk kamera, hasil foto Fonepad cukup standar dan masih di bawah kamera saku atau kamera ponsel. Sama seperti tablet Android lain, kamera masih dianggap sebagai pelengkap saja. Dari sisi tampilan, layar IPS 7 inci dengan resolusi 1280×800 pixel termasuk cukup rapat. Dalam pengujian, layarnya mampu menampilkan foto, teks, dan video dengan apik dari sudut pandang yang cukup lebar.

Fitur

Asus memberikan berbagai fitur tambahan pada tabletnya ini, seperti Asus Splendid, Asus Story, Asus Studio, dan Audio Wizard. Fitur-fitur tersebut disertakan oleh Asus untuk memanjakan pengguna multimedia pada tablet ini. Fitur Asus Splendid berfungsi untuk menambah keindahan warna yang dihadirkan pada layar IPS 7 inci dengan resolusi 1280×800 ini. Fitur ini disertakan untuk merubah pengaturan warna dan kontras pada layar sesuai dengan keinginan penggunanya. Fitur Asus Studio adalah sebuah fitur untuk melakukan editing pada foto yang ditangkap menggunakan kamera, fitur ini sangat berguna untuk pada pengguna yang menyukai fotografi atau foto editing.

Dan setelah selsai diedit, pengguna dapat merangkaikan beberapa foto menjadi sebuah cerita yang dapat dibuat dengan menggunakan Asus Story. Fitur Asus Studio dan Asus Story ini akan sangat berguna bagi orang-orang yang sering mengabadikan gambar dan menjadikannya sebuah cerita. Selain fitur di atas, Asus Fonepad juga memiliki fitur yang disebut Floating Apps dan Multi-Window. Dengan dua fitur ini, Asus Fonepad dapat menampilkan lebih dari satu jendela aplikasi dalam satu halaman. Jadi Anda dapat menerima dan membalas pesan singkat sambil tetap menikmati film yang sedang ditonton. Fitur ini cukup menarik, mengingat selama ini masih belum banyak tablet Android lain yang dapat melakukan hal tersebut.

Baterai

Memiliki tablet dengan spesifikasi yang tinggi tanpa dilengkapi dengan kapasitas dan daya tahan baterai yang mumpuni akan menjadi percuma. Untungnya pengalaman Asus selama bertahun-tahun pada industri komputer dan laptop membuat baterai 4270 mAh ini dapat bertahan seharian atau sekitar tujuh sampai delapan jam untuk pemakaian aktif. Dari pengujian pemakaian yang cukup aktif (browsing, sosial media, menonton video youtube, bermain game, WiFi, menerima dan membalas email serta panggilan), tablet ini mampu bertahan 8 jam. Cukup baik, apalagi mengingat ukurannya yang cukup mungil.

Audio

Sebagai sebuah tablet yang dibekali dengan fungsi menerima dan melakukan panggilan, kualitas suara yang dihasilkan pada tablet Asus Fonepad ini terbilang sangat bagus, suara yang dikeluarkan oleh speaker terdengar jelas dan jernih. Begitu pula dengan speaker belakang yang saat digunakan sebagai loudspeaker terdengar jelas dan keras tanpa distorsi suara berlebih. Saat dicoba mendengarkan musik berjenis pop dan jazz serta R&B, kualitas suara dari speaker internalnya cukup baik. Suara terdengar cukup jernih dan detail dan dapat ditingkatkan dengan efek suara. Asus menyertakan fitur pengaturan efek suara yang disebut Audio Wizard. Pengguna dapat mengatur jenis efek yang akan digunakan. Adapun efek suara yang ada adalah music mode, movie mode, gaming mode, speech mode, dan recording mode. Saat dicoba, efek-efek ini cukup membantu meningkatkan kualitas reproduksi suara untuk kondisinya masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *